Biography

Assalamualaikum teman-teman semuanya… Perkenalkan nama saya Asraldi, lahir pada tanggal 1 September 2000. Saya sekarang kuliah di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta dan masih semester 1. Masih muda dan masih ganteng loh… Kalau tidak percaya, silahkan cek IG @asraldi. Saya berasal dari Sumatera Barat, tepatnya di Kabupaten Dharmasraya. Ada yang tahu?

Kalau bicara soal prestasi, alhamdulillah Bulan Juli tahun 2020 nanti saya akan mewakili Sumatera Barat untuk MTQ tingkat nasional, karena saya telah menjuarai MTQ Tingkat Provinsi di tanah kelahiran saya. Sebelumnya di tahun 2018 saya juga pernah ikut MTQ juga tingkat nasional di Sumatera Utara yang diadakan di kota Medan, setelah menjuarai MTQ tingkat Provinsi.

Selain saya bisa tilawah, alhamdulillah saya juga dianugerahi Allah SWT menjadi penghafal Al-Quran. Sangat sulit jaman sekarang mencari seorang imam muda penghafal Al-Quran plus hafiz Quran. Terkadang banyak orang yang hanya menjadi seorang hafiz Al-Quran tapi gak bisa tilawah atau sebaliknya, mereka bisa tilawah tapi bukan hafiz. Alhamdulillah Allah SWT memberikan saya anugrah bisa bertilawah dan menjadi seorang penghafal Quran.

Kalau untuk pengalaman bekerja, alhamdulillah saya sudah pernah menjadi imam Sholat Idul Fitri di kantor Bupati Dharmasraya. Pernah juga menjadi imam di komplek pemda, diundang ke kantor Bupati dan kantor DPRD untuk pembacaan kalam ilahi, duduk sejajar dg para pejabat daerah. Keren kan…

Selain bisa tilawah dan tahfiz, saya ini juga seorang khotib dan penceramah. Saya pernah menjadi khotib Shalat Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha, khotib sholat jumat dan juga pernah ceramah bahkan keluar provinsi sampai ke Provinsi Jambi, keren kan... Bukan sombong ya.. tapi inilah kenyataannya.. Masih ragu?

Kalau bicara prestasi tidak akan habis nih teman-teman. Alhamdulillah itu semua adalah karena pemberian Allah SWT semata dan saya sangat mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan. Oleh karena itu saya ingin membuktikan bahwa saya layak untuk menjadi imam muda dan berkarir di Imamuda. Kalau bahasa sekarang bukan kaleng-kaleng.

Ini sekelumit perkenalan diri saya ya teman-teman. Ingat sekali lagi "bukan kaleng-kaleng"
Jazaakallah khairan.

0
Reviews
0
Suka